5 Pasti Umroh

Di Indonesia, permintaan umat islam terhadap kebutuhan umroh sangatlah tinggi. Tidak tanggung-tanggung, setidaknya tercatat selama satu tahun total jemaah umroh di Indonesia bisa mencapai 1 juta jemaah alias 83.333 jemaah/ bulan .

MENILIK KEINDAHAN MASJID NABAWI DI MADINAH

Berangkat dari hal tersebut, maka angka ini bukanlah angka yang kecil, terlebih bila dikalkulasi dengan total uang yang mengalir apabila diasumsikan dengan biaya umroh minimal Rp 20.000.000/ jemaah, maka total uang yang lebih dari Rp 20 M ini seperti 2 mata pisau.

Mata pisau pertama ialah keberkahan bagi travel umroh yang amanah, sehingga jemaah umroh pun bisa berangkat umroh dengan aman dan nyaman. Namun disisi lain, ini menjadi celah bagi oknum travel umroh bodong untuk menjebak calon jemaah umroh sehingga calon jemaah umroh akan:

  1. Tidak berangkat umroh
  2. Tertunda cukup jauh waktu pemberangkata umroh
  3. Terabaikan selama di tanah suci

Nah untuk menghindari ketiga hal tersebut, maka perlu diketahui secara resmi dari Kemenag sudah menginfokan bahwa ada 5 Pasti Umroh. Maksudnya ialah apabila travel umroh sudah memenuhi 5 hal tersebut, maka setidaknya insyaAllah berangkat umroh lebih terjamin dan pasti berangkat.

5 Pasti Umroh

Pastikan Izin Travelnya

Setiap calon jemaah umroh harus memastikan izin travel umroh tersebut. Pastikan travel umroh yang dikunjungi bukan hanya memiliki legalitas izin usaha saja, melainkan juga harus memiliki izin sebagai Perusahaan Penyedia Ibadah Umroh (PPIU). Yang kerap terjadi ialah travel umroh tidak memiliki izin PPIU hanya memiliki legalitas izin usaha saja. Selain itu juga kerap terjadi ialah Satu travel umroh memiliki Izin PPIU, kemudian ia sebar ke 4 atau 5 travel umroh lainnya, permasalahannya ialah 4 dan 5 travel umroh tersebut sebenarnya tidak memiliki izin PPIU, karena yang memiliki izin PPIU adalah travel umroh yang pertama.

Pastikan Jadwal Umrohnya

Jadwal umroh sangatlah penting, pastikan jadwal umroh yang ditawarkan travel umroh jelas. Bukan hanya sebatas berangkat di bulan x, melainkan juga jelas sampai berangkat di tanggal 12 bulan x. Mengapa demikian? Sebab calon jemaah umroh setiap membeli paket umroh maka membeli kuota penerbangan disitu, jika belum ditentukan tanggalnya maka pertanyaannya apakah kuota penerbangannya sudah di booking sebelumnya?

Kemudian juga dari sisi jemaah juga tidak perlu terlalu panik jikalau jadwalnya harus bergeser maju atau mundur 4 hari, biasanya maju atau mundur 4 hari tersebut lantaran dari pihak maskapainya yang melakukan update secara tiba-tiba terkait kode booking yang telah di booking pihak travel.

Pastikan Terbangnya

Berbeda dengan umroh badal yang tidak memerlukan kepastian terbangnya sebab mungkin pihak travel umroh menyediakan muthowif yang stay di saudi. Untuk paket umroh yang dibeli calon jemaah, calon jemaah harus memastikan sebelum mendaftar dengan pesawat apa dia akan berangkat ke tanah suci dan landingnya dimana serta dengan pesawat apa dia akan pulang ke tanah air dan naiknya darimana.

Pastikan Hotelnya

Setiap calon jemaah umroh juga harus memastikan dimana ia akan menginap di Mekkah dan Madinah. Ada banyak sekali pilihan hotel berbintang di dua kota suci tersebut, jika hanya disampaikan hotel bintang 3 saja, maka calon jemaah juga harus tahu apa nama hotel bintang 3 yang digunakan atau minimal hotel bintang 3 tersebut setaraf dengan hotal apa.

Sebagai tambahan informasi, umumnya hotel yang ada di Mekkah dan Madinah harganya akan naik jika di bulan Ramadhan dan akhir tahun masehi, sehingga wajar apabila paket umroh ramadhan dan paket umroh desember juga mengalami kenaikan harga.

Pastikan Visa Umrohnya

Visa umroh merupakan suatu hal yang pasti ketika calon jemaah umroh akan berangkat umroh. Tanyakan kepada travel umroh apakah biaya termasuk visa umroh atau visa umrohnya terpisah atau visa umroh harus diurus sendiri. Sebaiknya untuk lebih memudahkan gunakanlah travel umroh yang menyiapkan paket umroh murah incude visa umroh seperti travel umroh sunnah kami